PIJAR

Sebuah komunitas jurnalistik di Teknik Geologi Universitas Diponegoro

PIJAR adalah sebuah komunitas yang bergerak di bidang jurnalistik yang dibentuk oleh mahasiswa teknik geologi Universitas Diponegoro. PIJAR pertama kali dicetuskan oleh tiga sejoli yaitu Eko Suko Wiratmoko, Dienan Firdaus, dan Gregorius Agung Chrishartyanto.

PIJAR berasal dari kata “magma pijar” dimana kedepannya PIJAR ini dapat membawa semangat yang menyala seperti terangnya magma pijar. Dan jargon dari PIJAR “Menyala dalam gelap” diharapkan akan memberi penerangan kepada setiap orang yang mengalami kegelapan dalam informaasi.

PIJAR resmi berdiri pada tanggal 29 Juni 2011 yang beranggotakan 29 orang yang diketuai Sendiant Angga Darmawan. Saat itu PIJAR menyajikan berita-beritanya melalui sebuah media berupa koran dinding. dan sampai muncul suatu keinginan untuk menyampaikan berita-beritanya melalui majalah.

Keanggotaan PIJAR dibagi menjadi 3 divisi, yaitu alfa, omega dan gamma. Divisi alfa diisi oleh reporter yang bertugas mencari info-infi atau berita dari luar kampus Teknik Geologi. Anggota alfa adalah Samuel, Rizky Abdillah, Rifky Hendyantoro, Bayu Kesuma, Anggiat Sibuea, M Bimo Prabowo, dan Dian Arfa.

Divisi Omega diisi oleh reporter yang bertugas mencari info-info atau berita di dalam kampus teknik Geologi. Yang beranggotakan Sendiant, M Fahmi Fauzi, Tri Omega, Fajar Ramadhan, Fatma Wulandai, Aulia Cahya, Partogi, Astri Indra, Pandu Novian, dan Tatiana.

Sedangkan divisi Gamma diisi oleh reporter yang bertugas sebagai fotografer. Mereka adalah Rahman Hakim, Ahmad Royyan, Robby Akhsanul, Bobby situmorang, Hilmi Lazuardy, Hoiru Tamimi, Ahmad Nasrudin, dan Wirga Zulwidyatama.

Inilah sekilas tentang kami, PIJAR.